Sistem
Bilangan
Komputer merupakan Mesin yang hanya dua kondisi, yaitu ada aliran listrik atau
tidak ada aliran listrik. yang dapat disebut sistem Binary.
Selain
angka binar, komputer juga menerapkan beberapa jenis bilangan, seperti bilangan
berbasis 10 (Desimal), berbasis 8 (Oktal), dan berbasis 16 (Heksadesimal)
Dan juga
terdapat angka yang dibuat dalam program tersebut. Angka tersebut ialah angka
yang dimiliki ketika melakukan perhitungan kalkulator. Juga bisa digunakan
dalam kehidupan sehari hari.
Sistem bilangan
Merupakan suatu cara untuk
mewakili ukuran besar dari sebuah besar benda fisik.
Penerapan Sistem Bilangan
komputer menggunakan
beberapa jenis bilangan, yaitu
1.Bilangan Biner : adalah bilangan dasar yang digunakan dalam komputer.
Hampir semua sistem bilangan digital menggunakan sistem bilangan biner sebagai dasar sistem bilangan dari operasinya, meskipun sistem-sistem bilangan lain sering digunakan secara bersama-sama dengan biner. Dengan menggunakan 2 level yang ada pada sistem bilangan biner maka sangatlah mudah untuk mendesain rangkaian-rangkaian elektronik yang akurat dibandingkan dengan menggunakan 10 level yang ada pada sistem bilangan desimal.
Dalam sistem bilangan biner, hanya ada 2 simbol atau digit yaitu 0 dan 1 yang dikenal juga dengan system basis 2. Sistem bilangan biner ini dapat digunakan untuk menyatakan setiap kuantitas yang dapat dinyatakan dalam desimal atau sistem bilangan yang lainnya.
Sistem bilangan biner juga suatu sistem nilai posisional, dimana tiap-tiap digit biner mempunyai nilainya sendiri atau bobot yang dinyatakan sebagai pangkat 2.
Tabel berikut menunjukkan urutan hitungan pada system bilangan biner.
2.Bilangan Desimal : bilangan ini dapat kita jumpai pada pengamatan IP dalam jaringan PC
Sistem bilangan desimal tersusun atas 10 angka atau simbol, yang dikenal dengan digit. Ke-10 simbol ini adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal juga disebut sistem basis 10, karena mempunyai 10 digit. Kenyataannya, kata digit adalah kata latin yang berarti jari-jari.
Sistem bilangan desimal adalah suatu sistem nilai posisional di mana nilai dari suatu digit tergantung kepada posisinya. Misalnya perhatikanlah bilangan desimal 634 ini artinya digit 4 sesungguhnya menyatakan 4 satuan, 3 menyatakan 3 puluhan dan 6 menyatakan 6 ratusan. Ringkasnya, 6 merupakan yang paling berbobot dari ketiga digit, dikenal sebagai Most Significant Digit(MSD). 4 bobotnya paling kecil dan disebut Least Significant Digit (LSD). Contoh lain adalah pada bilangan 75.25, bilangan ini sesungguhnya sama dengan tujuh puluh plus lima satuan plus dua persepuluh plus lima perseratus.
3.Bilangan Heksadesimal : bilangan ini bisa kita jumpai pada MAC address setiap device
Komputer merupakan Mesin yang hanya dua kondisi, yaitu ada aliran listrik atau
tidak ada aliran listrik. yang dapat disebut sistem Binary.
Hampir semua sistem bilangan digital menggunakan sistem bilangan biner sebagai dasar sistem bilangan dari operasinya, meskipun sistem-sistem bilangan lain sering digunakan secara bersama-sama dengan biner. Dengan menggunakan 2 level yang ada pada sistem bilangan biner maka sangatlah mudah untuk mendesain rangkaian-rangkaian elektronik yang akurat dibandingkan dengan menggunakan 10 level yang ada pada sistem bilangan desimal.
Dalam sistem bilangan biner, hanya ada 2 simbol atau digit yaitu 0 dan 1 yang dikenal juga dengan system basis 2. Sistem bilangan biner ini dapat digunakan untuk menyatakan setiap kuantitas yang dapat dinyatakan dalam desimal atau sistem bilangan yang lainnya.
Sistem bilangan biner juga suatu sistem nilai posisional, dimana tiap-tiap digit biner mempunyai nilainya sendiri atau bobot yang dinyatakan sebagai pangkat 2.
Tabel berikut menunjukkan urutan hitungan pada system bilangan biner.
Sistem bilangan desimal tersusun atas 10 angka atau simbol, yang dikenal dengan digit. Ke-10 simbol ini adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal juga disebut sistem basis 10, karena mempunyai 10 digit. Kenyataannya, kata digit adalah kata latin yang berarti jari-jari.
Sistem bilangan desimal adalah suatu sistem nilai posisional di mana nilai dari suatu digit tergantung kepada posisinya. Misalnya perhatikanlah bilangan desimal 634 ini artinya digit 4 sesungguhnya menyatakan 4 satuan, 3 menyatakan 3 puluhan dan 6 menyatakan 6 ratusan. Ringkasnya, 6 merupakan yang paling berbobot dari ketiga digit, dikenal sebagai Most Significant Digit(MSD). 4 bobotnya paling kecil dan disebut Least Significant Digit (LSD). Contoh lain adalah pada bilangan 75.25, bilangan ini sesungguhnya sama dengan tujuh puluh plus lima satuan plus dua persepuluh plus lima perseratus.
Komentar
Posting Komentar